Kegiatan aku dari Bulan April - Juli sekarang

 Haii, salam kenal ya, buat yang lagi bacain blogger aku, kenalin nama aku Denny Meliala, mahasiswa yang sedang berkuliah di UPN "Veteran" Yogyakarta. Di sini aku ingin menceritakan perjalananku dari bulan April - Juli ini...

Ya pasti kalian yang lagi membaca bertanya-tanya, kenapa sih Den.. menceritakan di bulan ini?, ada apa dengan bulan ini?... ya jawabannya karena aku banyak mengalami tekanan mental di bulan ini.

Bulan April, aku masih menjalani kehidupanku sehari-hari di Medan, aku anak Yatim yang tinggal bertiga sama mama dan adek di rumah, kemudian di pertengahan April aku ditelepon sama Paman (Abangnya Mama) untuk datang ke Jakarta karena kebetulan aku (Denny) belum berkuliah luring alias masih online, aku diminta untuk ke Jakarta menjaga Kakek yang di sana, karena tidak ada yang menjaganya.... sebelumnya aku gak mau.. karena di rumah Paman suasananya chaos banget. Kemudian aku menyetujui untuk pergi ke Jakarta karena permintaan dari mama juga... sekalian dengan alasan, agar bisa sambil mencari-cari kos di jogja bersama Paman dan juga aku sekalian mendapatkan pahala karena mau membantu dan menjaga kakek dengan seiklasnya... kemudian aku menyetujui permintaan mereka, 3 hari kemudian aku dan mama pergi ke jakarta untuk tinggal di rumah paman dan menjaga kakek, mama nginap di Jakarta hanya sebentar saja... karena adik sendirian di rumah, semua berjalan dengan lancar hingga saat minggu depannya mama kembali ke Medan, semua terasa berbeda... kami berkunjung ke rumah kakek( bukan kakek dari paman dan aku lupa panggilan silsilah untuk kakek ini), aku dikenalkan dengan kakek ini agar bisa mendapatkan insight besar... karena kakek ini konglemerat di Bandung, tetapi saat dikenalkan... aku malah disebut (Baby Sister Debby) (Debby= anak dari Paman tersebut yang masih berumur 7 Tahun), jujur saat mendengarnya aku sakit hati banget, tapi aku masih berpikiran positif, tapi sampai rasa kecewa itu masih kebayang-bayang hingga saat ini.

Bulan Mei, sebenarnya menjaga kakek dari keluarga mama ini sangatlah gampang, hanya perlu diperhatikan, diperhatikan, dan diperhatikan. Kita hanya perlu menggunakan aksen nada yang baik, kakek aku tidak punya banyak komplikasi penyakit, hanya saja sebelumnya sudah punya penyakit assam urat yang sekarang sudah membaik, dan penyakit prostat yang sudah membaik saja, tetapi penyakit prostat teersebut dapat muncul jikalau tidak banyak minum. Nah, kakek aku hobinya makan dan nyemil, nah dari sini aku mengatur jadwal untuk kakek aku... mana jadwal makan, jadwal ngemil dan jadwal mandi (kadang suka berantakan)... aku menjelaskannnya panjang lebar, walaupun kakek suka lupa, aku harus tetap menjelaskannya juga secara singkat.... di sisi ini, aku mendapatkan sisi positif, yaitu dapat memange waktu aantara jam kuliah dan jam menjaga kakekk...

Hanya saja, di rumah paman aku, ada hal yang tidak biasa saat aku tinggal bersama mama, yaitu soal makan malam, dan jam makan malam.... kalau aku di Medan, makan malam itu gak wajib, tetapi tidak boleh melewati jam 9... kalau mama tidak ada masak, masak sendiri, kalau mama ada masak/sisa dari lauk siang... harus dihabiskan.... sedangkan kalau di Jakarta, makan malam sangatlah wajib, dan karena masaknya lama.. maka jam makannya bisa dimulai saat jam 10-11 malam, sebenarnya di sini tidak menjadi masalah sih, yang menjadi masalah adalah ketika setiap selesai makan pasti akan ada ngobrol2, tetapi mereka tidak pernah mempertanyakan kehidupan, kondisi aku, adik, dan mama di Medan, mereka hanya menceritakan tentang kehidupan mereka saja, perjalanan hidup mereka, dulu pernah ada kejadian... Paman aku menanyakan kabar dari keluarga Kakak Papa aku (karena aku sering datang berkunjung ke rumah kakak papa aku) dan ternyata aku gak tau jawabannya, langsung di cap anak rumahan, dan gak mau tau tentang situasi di sekitar keluarga... dan di sana aku udah mulai gak nyaman dengan kondisi di sekitaarnya.. tetapi aku ikhlas untuk ngejagain kakek

Bulan Juni, hari-hari aku lewati penuh dengan beban, beban mental, banyak kejadian-kejadian yang membuat aku merasa tidak dihargai keberadaanku... dan hal itu masih teerbayang-bayang di kepalaku dan enggan untuk menceritakannya di sini... niat belajar aku menurun drastis, energi aku banyak yang kebuang sia-sia, aku juga gak punya temaan ngobrol yang bisa diajak tukar pikiran...., Maka di Juni akhir aku menelpon mama dan menceritakan semua kejadiann ini, dan aku udah gak sanggup menjalaninya lagi... kemudian mama juga menegerti peraasaanku, mamaku juga pernah berada di posisiku juga, kemudian 4 Hari kemudian mama datang ke jakarta dan kami berpindah ke keluarga dari Sepupu mama, mereka mau menjaga aku hingga keputusan rektor UPN Jogja apakah, Semester 3 akan offline/tidak... jikalau offline aku akan langsung berangkat ke jogja dari sini, jikalau masih online, maka akan dibicarakan lagi kemudian..... di sanaa aku merasa sedih karena di sini perjumpaan terakhir aku berjumpa dengan kakek..

Bulan Juli, Mama cuman mengantarku ke rumah sepupu mama karena ada kerjaan lagi di Medan, di sini aku sangat senang karena aku juga punya teman ngobrol.. teman bicara, bisa main musik bareng... dan semangat belajarku meningkat perlahan-lahan, tetapi tanpa disangka tanggal 5 Juli 2021 malam, Kakek aku meninggal, aku kaget banget... tidak bisa berkata-kata.... jadi yah, Rest In Peace GrandPa, may we meet again...

Setelah dipikir-pikir banyak pengalaman/insight yang banyak aku pelajarin di sini, dari sisi positif dan negatifnya, dari sisi positifnya, kita bisa memange waktu, intonasi nada sangat berpengaruh terhadap mood sseseorang, berpikir sebelum beertindak, mencari 1001 cara agar kakek patuh terhadap jadwal waktu, dan tetap sabar akan sesuatu



Komentar